Belajar dari Kasus Pak Mario (life’s not perfect)

grow-upTidak ada hidup yang sempurna, sangat baik, tertata rapih sesuai rencana yang disusun setiap hari. Ada saatnya segala yang kita siapkan, kita usahakan, kita prioritaskan, kita perjuangkan akan jatuh tersungkur, hancur, lebam, bundas, dedel duel, teng telecek ora karuan.

Perlu kita sadari bahwa tidak ada kondisi paling indah dari itu semua, You know why?

Tuhan sedang memperhatikan kita, melihat kita, mengamati kita dan sedang memberi kita kesempatan. Kesempatan untuk apa?

Perhatikan, jenjang pendidikan, seleksi perguruan tinggi dimanapun dibelahan dunia ini. Kalau ingin naik kelas, ujian harus kita lewati. Tidak mungkin tidak. Dalam menghadapi ujian kita dipaksa oleh orang tua untuk belajar, memulai lebih awal, tidur lebih malam, menahan diri untuk bermain keluar rumah, bersenang-senang, main game dll. Dengan harapan setelah ujian selesai kita lebih menguasai materi pembelajaran, mendapat nilai baik  dan siap untuk naik kelas.

Ya, kita diberikan kesempatan untuk ikut ujian naik kelas. Jadi untuk ikut ujian ini sebenarnya kita sudah lulus administrasi.

Apakah ada kemungkinan kita tidak naik kelas? Jelas ada. Itu tidak terbantahkan, dan mungkin lebih banyak dari pada yang naik kelas. Why? Mereka tidak belajar, terlalu dini untuk bersenang-senang. Apa jadinya jika mereka dinaikkan kelasnya? Jelas akan berbahaya untuk mereka sendiri, hanya menjadi bahan tertawaan orang-orang satu angkatannya.

Jadi kesimpulanya, pantaskan diri kita. Pantaskan diri kita dengan memiliki pribadi yang besar, tidak mudah terbawa suasana yang kecil. Hindari perdebatan kecil yang tidak membawa pengaruh apa-apa pada kehidupan kita. Miliki kebijaksanaan seorang guru, miliki kekusyukan seorang ustad, miliki pemikiran seorang CEO dengan ribuan karyawan, miliki kedermawanan seorang dengan rumah yang kalau dari dapur ke ruang tamu harus naik angkot ADL.

Lalu apa hubunganya dengan kasus Pak Mario?

Baiklah, coba kita baca keatas lagi. Tidak ada hubunganya, hanya biar terlihat keren saja judulnya. Sekian dan terima katering.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s