Manajemen Bisnis Lendir

Judulnya gimana? Ngeri bukan?

Untuk menentukan judul ini kita harus riset melalui media online kesana-kemari hampir 2 bulan. Lalu apa bisa dipertanggungjawabkan?
Sedikit banyak mungkin ada beberapa data yang bisa jadi sesuai dengan relita yang ada.

Prostitution2

Illustrasi PSK

Mungkin akan ada sedikit cerita kenapa penulis mengambil tema ini untuk menjadi content dalam blog ini. Berawal dari salah satu tampilan televisi yaitu Mata Najwa yang disana dalam acaranya menampilkan salah satu tokoh dibalik peruabahan Surabaya baru-baru ini, yaitu Ibu Risma. Dalam beberapa dialog dengan beliau yang paling menyentuh penulis adalah mengenai penutupan lokalikasi Dolly, sebagai lokalisasi terbesar se Asia Tenggara telah menyokong kehidupan masyarakat sekitar beserta para perempuan pekerja seks komersial (PSK) mencapai ribuan orang. Angka yang bukan main, dan dampak yang diberikan jika dilakukan penutupan adalah hal terpenting yang menjadi perhatian pemerintah Surabaya. Salah satu pernyataan yang membuat penulis tertegun adalah ketika Ibu Risma mendapati seorang perempuan berumur kepala 6 ternyata masih juga menjajakan diri dengan harga berkisar 10 ribu. Dan yang paling mengejutkan pelangganya adalah anak SD dan anak SMP.

Interview tersebut terus berlanjut, orang tua tersebut hanya tinggal didalam “rumah” berukuran 2×2,5m yang hampir separuhnya diagunakan untuk warung jualan rokok, makanan ringan dll. Dulu orang tua tersebut memang bekerja sebagai PSK sejak berumur belasan tahun, jadi dia telah puluhan tahun menjajakan diri. Yang menjadi pertanyaan apakah kehidupan menjadi PSK tidak bisa menyisihkan sedikit untuk kehidupan masa tua mereka? Atau mereka sudah terlalu menikmati masa-masa muda mereka sehingga lupa jika suatu saat mereka akan menua, lemah, keriput, gendut dan ompong? Jawabanya adalah mereka tidak berfikir sejauh itu. Gaya hidup hedonis memaksa mereka menghabiskan banyak uang.

Christa

Christa, Model Plaboy tahun 70′ an

Foto diatas adalah Christa, dulu diadijuluki “Manusia Karet” dan “Spider Lady”. Merupakan salah satu model dari majalah Plaboy, siapa yang tidak tau majalah tersebut. Sebagai salah satu majalah dewasa yang mendunia, mereka membayar mahal untuk setiap perempuan yang masuk majalah tersebut. Bisa disebut majalah itu bisa menjadikan kaya mendadak perempuan-perempuan sexy yang bisa berpose didepan kamera. Tapi dalam kenyataanya ternyata salah satu perempuan tersebut (Christa) menjadi seorang pengemis dipinggir jalan Michigan, Amerika Serikat. Menjadi hal yang ironis.

Tulisan ini penulis tujukan untuk ibu-ibu, mbak-mbak dan adik-adik perempuan yang hari ini berjuang keras untuk hidup melalui bisnis “itu”. Penulis yakin jika ada pekerjaan yang menjanjikan dan halal mereka pasti akan memilih pekerjaan tersebut, namun apa daya sampai hari ini mereka belum menemukanya sehingga memilih jalur yang berbeda. Beberapa pesan penulis untuk ibu-ibu, mbak-mbak dan adik-adik perempuan.

1. Kalian harus ingat bahwa kalian tidak bisa melakukan pekerjaan seperti ini terus menerus. Karena penulis yakin perempuan seperti apapun pasti membutuhkan rasa kasih sayang, cinta dan perhatian dari pasangan seumur hidup bukan pasangan yang hanya satu dua jam atau sehari dua hari. Tapi pasangan yang mengucapkan untuk menerima nikah dan kawinya dengan seperangkat alat sholat dibayar tunai. Atau pasangan yang mengucapkan sumpah didepan pendeta untuk menjaga kalian seumur hidup mereka. Kalian akui itu.

2. Sisihkan sekian persen untuk tabungan masa tua kalian, sukur-sukur jika kalian menyisihkan sedikit untuk menjadi modal keluar dari bisnis “ini” dan membangun usaha yang besar.

3. Dalam bisnis “ini” penulis yakin kalian mendapat penghasilan jauh diatas UMR tempat kalian tinggal. Penulis tahu jika dalam sekali menjajakan diri kalian mendapat minimal 600 ribu, jika dalam satu bulan saja kalian “bekerja” 10 kali. Kalian sudah mendapatkan 6 juta, UMR kota mana di Indonesia yang mencapai segitu? Kalian bisa menyisihkan 10%-20% setiap bulan untuk masa depan kalian. Hitung saja 10% dari 6 juta adalah 1 juta, jika 1 tahun aja uda 12 juta, itu untuk pendapatan paling kecil yang penulis tahu.

4. Sisihkan 2,5% untuk kegiatan sosial

5. Nikmati hidup kalian, tetapi jangan lupa ada kehidupan yang belum terlihat didepan kalian. Tidak ada salahnya melakukan antisipasi mulai dari sekarang untuk hal-hal yang tidak terduga.

Terimakasih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s